Tiga Pelajaran Berharga Hari Ini


Sydney Train by travelideas.com.au

Seperti biasa, tepat jam 3 sore alarm HP ku berbunyi, menunjukkan pesan bahwa waktunya telah tiba untuk meninggalkan kampus tempatku bekerja, pergi menjemput buah hati tercinta. Dan seperti biasanya pula, aku menggunakan kereta sebagai alat transportasi yang mengantarkanku dari stasiun terdekat ke kampusku yaitu Central Station, dengan stasiun kereta terdekat ke sekolah putriku, yaitu Kingsgrove. Dan jalur kereta Central – Kingsgrove ini merupakan  jalur Airport Line, artinya jalur kereta yang rutenya melewati Sydney International Airport dan Sydney Domestic Airport. Sehingga aku sudah terbiasa bila di dalam kereta bertemu dengan penumpang2 berkoper banyak ataupun yang membawa koper2 super gede.

Nah, sore ini ketika memasuki lobi stasiun Central, aku menoleh ke layar monitor yang biasanya menunjukkan jadwal kereta di setiap platform. Looh loh loh… Ada satu hal yang membuatku heran. Dari sederetan monitor yang ada di sana, hanya monitor yang biasanya menunjukkan jadwal kereta Airport Line yang tau2 layarnya blank biru semua, tidak ada tulisan sama sekali. Walau hati sedikit bertanya-tanya ada apakah gerangan, tapi kakiku memutuskan untuk tetap saja melangkah, terus melangkah menaiki anak tangga hingga sampailah di platform kereta.

“Oalah maaak…. Kok rame banget?”

Kulihat ada satu kereta yang sedang berhenti di platform Airport Line ini. “Tapi kok rame banget ya? Nggak biasanya nih kayak gini.” Pikirku.

Loh…. Keherananku makin bertambah ketika kulihat tampilan layar monitor yang ada di platform ini, persis sama dengan layar monitor di lobi stasiun yang tadi kulihat, yaitu biru tua tanpa ada tulisan sedikitpun. Hmm…. Melihat muka orang2 yang kebingungan dan adanya kerumunan beberapa orang di dekat loket informasi platform, maka kuputuskan untuk bergabung dengan kerumunan tersebut.

Ternyata……. Bener. Ada something wrong rupanya. Kereta yang sedang berhenti di platform Airport Line ini, rupanya dialihkan jalurnya. Si petugas platform memberikan surat kepada si masinis yang menjelaskan bahwa kereta ini tidak lagi melewati airport. Si masinis jadi bingung, “jadi saya sekarang harus kemana?” gitu tanyanya ke petugas platform. Si petugas platform juga bingung, jelas terlihat dari raut mukanya dan ketidaksanggupannya memberikan jawaban. Kemudian dia bergegas masuk ke kantornya yang tak jauh dari sana, dan kemudian kembali mengabarkan pada si masinis bahwa “kereta ini tetap menuju Reversby seperti seharusnya, tetapi rutenya dialihkan melalui jalur lain, bukan Airport lagi karena sedang berlangsung “Police Operation” di airport.”

Ooooooo… Barulah aku mulai paham situasi apa yang kiranya sedang terjadi.

Si masinis tampaknya masih bingung, hingga diapun kembali bertanya, “Jadi saya harus lewat mana dong?” Akhirnya setelah melalui beberapa kali konfirmasi, akupun kemudian masuk kembali ke kereta karena walaupun tak lagi melalui airport, tapi kereta ini tetap melewati stasiun dekat sekolahnya anakku.

Setelah duduk manis sambil membuka Koran MX gratis yang memang dibagi2kan cuma2 di stasiun2, aku dengar masinis mengumumkan bahwa kereta ini tak lagi menuju airport. Mendengar pengumuman ini, jadilah orang2 berkoper super gede dan super banyak itu pada turun dari kereta, meninggalkan kereta yang hampir kosong tak berpenumpang.

Kutunggu2, kereta tak jua berangkat, sementara di platform orang2 makin ramai karena orang2 berkoper yang tadinya duduk di kereta, sekarang pada berkumpul semua menanti kepastian.

Ketika asyik2nya menikmati Pide (makanan Turkey) yang tadi kubeli buat makan siang, tiba2 masinisnya kembali mengumumkan bahwa “sekarang, kereta ini berhenti di sini. Seluruh penumpang dipersilakan turun.” Yach…….. Aku jadi kena usir juga dong? Hiks…

Situasi yang makin tak jelas di platform bernomor 22 ini akhirnya membuat beberapa orang memutuskan untuk keluar, memilih menggunakan taksi menuju airport atau tujuannya masing2.

Di saat kacau balau itulah, tau2 ada kereta yang datang di platform sebelahnya (bernomor 23) yang ternyata di layar monitornya tertulis “menuju Revesby melalui airport”. Orang2 pun jadi bingung. Petugas platform juga bingung, sampai2 dia bicara di microphone bilang “Ooops…. Kereta ini harusnya tidak melalui airport” dan tak lama kemudian dia ralat, “Barusan dapat konfirmasi dari “Border Security kalao sekarang kereta ini diperbolehkan melalui airport.” Jadilah semua orang, terutama orang2 berkoper itu kegirangan. Mereka semua, termasuk aku langsung memasuki kereta yang baru datang ini. Beberapa di antara mereka bahkan ada yang bertepuk tangan. Jadilah suasana kereta cukup heboh kala itu. Yang jelas, semua orang terlihat gembira.

Nah, pengalaman sore ini di platform bernomor 22 dan 23 ini telah memberiku pelajaran bahwa:

  1. JANGAN MUDAH PANIK menghadapi sesuatu. Orang2 yang panic, yang akhirnya memutuskan untuk naik taksi, akibatnya mereka menempuh jarak yang lebih jauh untuk ke airport, mengeluarkan ekstra uang untuk bayar taksi, dan sudah pasti memerlukan waktu yang lebih lama.
  2. JANGAN PERNAH MEPET KETIKA BERANGKAT MENUJU AIRPORT. Lebih baik datang awal daripada tau2 ada hambatan di jalan. Dimanapun itu, hambatan apa saja mungkin terjadi. Akibatnya bisa2 ketinggalan pesawat, kan nggak enak.
  3. Apapun yang terjadi, ENJOY AJA…. Hehehe…. 3 tahun lebih tinggal di negerti Kangguru yang didominasi oleh Western Culture ini, mengajarkan padaku untuk selalu ENJOY AJA menghadapi apapun juga, dalam situasi seperti apapun itu. Walau mereka bisa2 terlambat sampai di airport karena masalah ini, tapi kulihat para penumpang berkoper ini tetap sabar mendengarkan pengumuman dari petugas kereta. Tidak satupun dari mereka yang marah2, ngomel2, atau apalah namanya. Salut deh sama mereka…..

~Sydney, 26 October 2011

Ditulis di dalam kereta yang sedang melaju dari Central station menuju Kingsgrove station.

Gallery | This entry was posted in Dear Diary, Tips. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s