Tua di Kantor

Sebuah artikel bagus yang ditulis oleh Silveria Verawaty. Pernah dipublish di Kompasiana hampir 2 tahun yang lalu. Cukup berguna sehingga saya merasa perlu untuk menyimpannya. Semoga berguna juga buat yang lainnya.

Cheers,
~mamaMARE~

Tua di Kantor
by Silveria Verawaty
Source: Kompasiana (http://www.kompasiana.com/home)


Jakarta by gettyimages

Suatu hari percakapan di lift :

Ibu I : “Wah, gak terasa…udah hari Kamis aja nih…perasaan, kemarin baru hari Senin..”

Bapak II :”Yah, pasti semua hari terlewati Bu, masa dari Senin langsung Kamis? Kita yang terlalu larut bekerja, Bu. Belum lagi urusan pergi dan pulang kantor bagi yang rumahnya jauh dari kantor.”

Ibu II : Iya ya Pak, kita ini tua di kantor. Kerjaan, polusi, waktu semuanya membuat kita cepat tua. Tua-tua di kantor. Olahraga aja nggak sempat.”

Gadis :”Tua sih pasti Bu, yang penting jiwa kita muda. Senyum menyikapi semua hari. Masih mending tuanya di kantor Pak, Bu, Dari pada tua di jalanan? ” sambil tertawa.

Ibu & Bapak : “Iya ya, syukur kita bisa kerja”

Rutinitas pekerjaan kantor mengorbankan banyak hal. Waktu yang dihabiskan selama pergi dan pulang kantor karena rumah yang jauh dari kantor, kesehatan karena jarang olah raga dan banyak hal lainnya. Kondisi “Tua di Kantor” menerpa banyak karyawan terutama di Ibukota Jakarta. Bahkan ada yang bilang, waktu itu jangan 24 jam, kalau bisa 40 jam (mungkin hitungan kebutuhan waktu pribadi). Tapi, itu bukan menjadi halangan untuk tetap berpikir dan berjiwa muda.

Tips untuk tidak menjadi tua di kantor :

1. Hidupkan sisi Spiritualitas Anda

Ini menjadi yang terutama. Ketika bekerja, lakukan semuanya dengan menampilkan sisi spiritualitas anda. Pasrah (arti positif), berpikiran positif, senyum dan menolong sesama (arti positif) telah membantu meningkatkan dan mempengaruhi semangat kerja Anda. Bekerja itu ibaratkan kita melakukan ibadah kita masing-masing. Terasa sulit tapi mulailah sejak sekarang. Setelah sepanjang hari termasuk ketika di rumah kita lelah, “Reply” kembali semua yang terjadi hari ini untuk berkontemplasi atas hal yang telah kita lakukan dan bersyukur.

2. Maksimalkan waktu kerja

Banyak pegawai yang mengeluh, tidak bisa mengatur waktu dalam mengerjakan semua kegiatan terutama di kantor. Alih-alih bekerja dengan baik, hasilnya malah kacau karena lebih sering menggerutu.

Aturan ketenagakerjaan telah mengatur tentang jam kerja yakni 8 jam sehari. Namun di tengah pekerjaan yang seabrek-abrek, waktu 8 jam sehari rasanya kurang alias butuh “Lembur”. Masalah tambahan waktu kerja perlu dicermati, karena dari segi kesehatan, jumlah jam kerja mempengaruhi psikis dan fisik seseorang. Solusinya, jika memungkinkan bekerjalah di kantor dengan memaksimalkan waktu kerja selama 8 jam. Fokus dan konsentrasi serta menetapkan skala prioritas. Mengurangi menghabiskan waktu berjam-jam untuk berbicara dengan orang lain yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan apalagi buka facebook di kantor menjadi alternatif yang baik.

3. Memisahkan antara Rutinitas Pribadi dan Kantor

Tidak jarang, kegiatan yang kita lakukan selama di kantor bercampur aduk dengan kehidupan pribadi. Entah itu menjadi pengurus yayasan sosial, pengurus RT/RW ataupun mencari pekerjaan tambahan. Tidak ada yang salah dengan itu semua, bahkan itu perlu untuk mengalihkan perhatian kita dari rutinitas kantor. Satu hal yang menjadi sangat penting adalah ketika kita tidak menghargai “salary” yang diperoleh dari pekerjaan kantor tapi lebih perduli dengan pekerjaan sampingan.

Solusi praktis antara lain buatlah jadwal berupa alarm yang mengingatkan anda kapan kita bisa memikirkan pekerjaan selain pekerjaan kantor. Selain alarm itu, bersikaplah profesional untuk mengabaikan pekerjaan sampingan anda. Aturlah dalam jadwal pribadi anda apa yang akan anda lakukan. Segi positifnya, anda akan menghargai dan mengiklaskan semua pendapatan yang anda terima setiap bulan.

4. Delegasikan Pekerjaan Anda dengan sportif.

Jika anda atasan, tidak ada salahnya mendelegasikan beberapa pekerjaan kepada bawahan anda, dalam arti positif. Sejatinya, seorang pekerja adalah seorang yang bisa mengerjakan tugas sesuai dengan tanggung jawabnya. Delegasi positif artinya mendelegasikan pekerjaan kepada orang lain, tapi bukan berarti anda menghindari pekerjaan, hanya saja kita sharing beban, toh masing-masing personal masih memiliki kehidupan pribadi. Apakah kita tega, kita bergembira ria sementara orang lain bekerja dengan kesusahan, sementara gaji yang kita terima sama? Di titik inilah perlu kebijakan anda sebagai atasan.

Delegasi pekerjaan tidak hanya antara atasan dan bawahan. Sesama bawahan juga bisa saling berkoordinasi sehingga memudahkan pekerjaan. Tidak perlu sakit hati jika ada pembagian tugas seperti itu terutama dikoordinasikan oleh junior anda, karena toh semua untuk kebaikan. Hindarkan sikap negatif menganggap junior yang kebetulan menjadi rekan anda adalah “bos kecil”. Berpikirlah bijaksana untuk menyikapi semua hal.

5. Olahraga di Rumah

Bagi yang tidak bisa olahraga sebelum ke kantor, alternatif solusi antara lain : Pertama, olahraga sebelum ke kantor. Kedua, kalau tidak sempat, usahakan setiap kegiatan yang kita lakukan di kantor setara dengan olahraga. Kalau bisa naik turun tangga yang hanya beda 1 lantai, kenapa harus menggunakan lift? Ketiga, olahraga sepulang kantor bisa di rumah atau di kantor jika kantor anda menyediakan fasilitasnya. Atau anda bisa melakukannya hari sabtu bersama keluarga? Itu pilihan anda.

Masih banyak cara lain untuk menghindari “Tua di Kantor”. Solusi sederhana di atas mudah-mudahan bisa membawa kita ke alam pikiran “Tua itu pasti, dewasa itu pilihan, berjiwa muda itu harus”.

Gallery | This entry was posted in Tips. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s