“ARE u ok?”


Are you okay? by glittermash.com

“Are you OK?”

Itulah kalimat yang beberapa tahun terakhir ini meluncur dari mulutku ketika mendengar atau melihat sesuatu yang kurang beres dengen putriku. Misalnya? Ketika Rere jatuh di depan mataku, sambil mendekati dan membantunya berdiri, mulutku akan otomatis bertanya “Are you OK?” Pun ketika mendengar suara gedubrak dari kamar Rere, suara piring jatuh saat Rere lagi makan, suara kecapekan Rere ketika mengerjakan PR sekolahnya yang buanyak, Rere yang jatuh ketika belajar mengendarai sepeda, sepatu roda, dan lainny2, pastilah kalimat “Are you OK?” langsung meluncur keluar begitu saja.

“Are you OK?” adalah satu dari sekian banyak nilai positif yang aku pelajari dari budaya barat, khususnya dalam hal mendidik anak. Buatku, “Are you OK?” atau “Kamu baik2 saja?” adalah kalimat positif yang menunjukkan kepedulian, encouragement, dan mengajarkan kemandirian. Kalimat yang jauh lebih baik dari “Kalau jalan, hati2 dong!”, “Sakit nggak?”, “Besok2 hati2 ya?”, “Matanya dimana?”, “Ada apa?”, “Kamu ngapain aja sih?”, “Kamu nggak apa2?” dan lain2nya.

So, tidak ada salahnya mencoba “Are you OK?” kan?

Cheers,
~mamaMARE~

Gallery | This entry was posted in Kids' Corner, Parenting. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s